Perkenalkan,
Nama saya Sugiarto. Saya tinggal di Bandung dan Jakarta, dan saya konsumen aktif Laminine sampai sekarang. Saya akan bercerita sedikit, mengapa saya akhirnya menggunakan Laminine.
Sekitar 8 bulan yang lalu saya diperkenalkan oleh teman dekat saya tentang Laminine untuk masalah kesehatan saya yang sangat serius: Arthritis dan Spondilitis.
Waktu itu, perasaan saya agak skeptis karena saya sedang menjalani terapi hampir 2 tahun lamanya di klinik terapi dokter terkenal di Bandung. Sampai saat itu, belum terlalu banyak perubahan yang saya alami. Setiap hari masih saja saya sering merasa sakit kalau jalan jauh, dan puncaknya, sekitar Oktober 2013, saya mengalami kejadian yang lebih mengejutkan. Waktu itu saya naik bis menuju Jakarta dari Bandung. Saat saya turun bis, tulang belakang saya terasa sakit sekali dan saat itu pula syaraf kaki seperti lumpuh, dan saya jatuh tersungkur di trotoar jalan. Saat itu, saya itu saya dibantu oleh seorang bapak untuk berdiri, tetapi saya menolak tawarannya, karena saya harus mencari posisi agar tulang belakang saya tidak terlalu sakit saat untuk berdiri.
Saya sangat sedih, apakah saya masih bisa melanjutkan perjalanan hidup saya? Karena saya adalah tulang punggung keluarga.Yang saya takutkan saat itu, apakah saya harus berbaring terus ditempat tidur, atau bahkan mengalami kelumpuhan. Dan dokter pun, nyatakan harus operasi. Uang dari mana, saya harus operasi, dan apakah berhasil?
Kehidupan saya amat menyulitkan dan mungkin Anda bisa merasakan bagaimana jika kedua kaki Anda merasakan nyeri yang amat sangat di persendian, hampir setiap hari. Selama itu pula saya selalu mengkonsumsi obat-obatan berbagai macam, dan semua tidak ada titik terang sama sekali.
Sampai kemudian saya bertemu Laminine.
Hari pertama saya pakai, belum terjadi apapun. Masih saja kadang terasa sakit kalau berjalan. Memasuki hari-hari berikutnya, saya merasa nyeri di sendi-sendi saya berkurang. Saya sempat berpikir, "Wow, apa ini karena Laminine?"
Saya putuskan untuk terus rutin menggunakan Laminine. Sampai kemudian 1 bulan berlalu, puji Tuhan rasa nyeri di sendi-sendi kaki saya hampir hilang. Saya bahkan berjalan jauh ke kantor, di perjalanan selama berjam-jam, tidak ada lagi rasa nyeri yang muncul. Stamina saya jauh lebih baik, dan saya benar-benar menikmati kehidupan ini.
Setelah itu, saya rajin menceritakan hal ini kepada teman-teman dan keluarga saya. Semua merespon dengan positif dan bahkan terkaget-kaget karena saya sudah tidak lagi menjalani terapi di dokter terkenal Bandung tersebut. Banyak orang bertanya, apa yang saya makan? Saya hanya menjawab: Laminine. Setelah mereka semua turut mencoba, berdatangan testimoni sejenis kepada saya, mulai dari penyakit diabetes, arthritis (seperti saya), asam urat, jantung, sakit tumor, dan lain-lain.
Entah apa isinya, tapi yang jelas ini keajaiban kehidupan. Menurut brosur yang saya terima, Laminine adalah ekstrak telur yang bekerja mengaktivasi stem cell/sel induk tubuh kita. Stem cell/sel induk tubuh kita tersebut yang kemudian bekerja mereparasi secara mandiri tubuh kita. Tuhan telah menghantarkan penyembuhan alami bagi tubuh kita dari dalam diri kita sendiri. Laminine cuma mengaktifkannya saja. Mungkin kira-kira begitu penjelasan yang saya tangkap.
Saran saya, apabila Anda punya masalah kesehatan juga, apapun itu, bahkan diabetes, Anda harus mencoba Laminine. Saya memang tidak mampu menjelaskan lebih jauh karena saya bukan dokter. Namun satu yang saya tahu, Laminine benar-benar bekerja dalam tubuh saya. Mudah-mudahan juga demikian dalam tubuh Anda seperti teman-teman dan keluarga saya yang lain.
Kalau Anda tinggal di Jakarta atau Bandung, kita bisa ketemu untuk sekedar cerita dan diskusi tentang Laminine lebih jauh. Kebetulan saya bekerja di Jakarta dan berdomisili di Bandung. Siapa tahu Tuhan menitipkan kesembuhan Anda dalam informasi yang saya miliki ini. Ini nomor kontak saya: 081.2206.6343, Pin BB: 282FBB0D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar